Postingan

Seperti Apakah Transportasi Publik Masa Depan Kita?

Gambar
Revolusi industri keempat diyakini membawa gejolak, tetapi juga membuka peluang sangat besar pada sektor otomotif. Pelaku industri otomotif harus bergerak lebih cepat untuk mempersiapkan diri menghadapi revolusi industri keempat ini.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat meresmikan pembukaan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018). Hadir dalam acara ini Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama, dan para petinggi agen pemegang merek (APM) kendaraan bermotor peserta pameran.

Sehubungan IIMS tersebut, bagi Anda peminat dunia otomotif, simak dan teropong mengenai bagaimana masa depan dari transportasi publik.

Sistem transportasi yang baik adalah keniscayaan bagi kehidupan masyarakat modern. Kemajuan teknologi pun menawarkan berbagai cara untuk mengubah wajah transportasi publik masa depan. Selain bus tanpa sopir, apa l…

Scott Kelly Hidup Selama Setahun di International Space Station

Gambar
Scott Kelly adalah astronot NASA pertama yang hidup selama setahun di International Space Station. Ia paham rasanya jauh dari permukaan Bumi, tak dapat bertemu keluarga, atau mencicip nikmatnya makanan segar. Simak wawancara menarik dengan sang astronot.

Tanya (T): Anak-anak, baik lelaki maupun perempuan, sering berujar ingin menjadi astronot setelah mereka besar nanti. Sekilas, latar belakang Anda tampaknya tidak mendukung karier saat ini - rapor yang jelek di sekolah, ayah pelaku KDRT, dan lingkungan tempat tinggal yang didominasi pekerja buruh. Apa yang membuat Anda sukses?

Jawab (J): Memang tampak mustahil jika dipikir-pikir. Jika Anda bertanya pada guru-guru saya di sekolah dulu, apakah saya bisa menjadi astronot, mereka pasti akan tertawa. Apalagi, waktu kecil, saya memiliki Attention Deficit Disorder (ADD).

Saat memasuki bangku kuliah, masih dengan prestasi akademik yang pas-pasan, tanpa sengaja saya masuk sebuah toko buku dan melihat buku berjudul The Right Stuff. Entah mengapa, …

Mengenal Komunitas Rajut Kejut

Gambar
Ada banyak cara untuk mengekspresikan diri. Salah satunya lewat rajutan bernilai seni. Manfaat pun bertambah saat karya tersebut bisa tampil di ruang publik, seperti dilakukan komunitas unik ini.

Lima orang tampak asyik bercengkerama di sebuah meja. Sambil mengobrol, tangan-tangan mereka bergerak lincah, memainkan benang dan jarum dalam satu gerakan khusus: merajut.

Di meja lain, tampak jumlah perajut yang lebih banyak. Usia mereka lebih senior, bahkan termasuk lansia. Namun, gerak tangan mereka tak kalah cekatan dalam menghasilkan karya rajut aneka bentuk.

Itulah gaya hangout para pencinta rajut yang tergabung dalam Rajut Kejut. Di sebuah mall di bilangan Jakarta Selatan, komunitas yang beranggotakan ibu muda sampai oma-oma ini rutin melakukan pertemuan setiap Rabu.

Komunitas yang dikomandani Harjuni Rochajati (52 tahun) ini mulai aktif pada 2014. Bersama sembilan rekan lain, Ati - begitu wanita ini akrab disapa - memutuskan membentuk komunitas khusus para perajut.

Tak hanya merajut bersa…

Green Building, Mengapa Penting?

Gambar
Ada banyak cara memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada 22 April.  Salah satunya dengan memahami pentingnya prinsip bangunan hijau dalam langkah konkret menyayangi Bumi.

Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar istilah green building?

Mungkin tak sedikit yang membayangkan bangunan hijau secara harafiah: sebuah gedung atau rumah dengan banyak tanaman di kanan dan kiri, maupun seluruh bagian dinding.

Budijanto Chandra, auditor dan expertEDGE(Excellence in Design For Greater Efficiencies), menekankan bahwa green building lebih dari sekedar bangunan dengan banyak tanaman. Sebaliknya, ini adalah sebuah konsep menata dan menjaga gaya hidup dan lingkungan secara beriringan.

"Tujuan green building adalah pertama meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik dan air. Kedua, mengurangi dampak lingkungan dan dampak bagi kesehatan manusia," ujar Budijanto.

"Ini karena menempati bangunan yang tidak sehat akan berimbas pula pada tubuh. Jadi, dampak lingkungan dan dampak k…

Mimpi Unik Okada Menjadi Penyapu Sampah Luar Angkasa

Gambar
Mitsunobu Okada punya mimpi yang unik. Pendiri Astroscale ini ingin perusahaannya menjadi pengumpul sampah profesional pertama di luar angkasa, membersihkan ribuan serpihan roket dan satelit di atas langit.

Bermarkas di sebuah pusat industri yang kusam, kantor Astroscale di Tokyo sepertinya berada di lokasi yang tepat untuk perusahaan yang sedang berusaha memasuki bisnis pengelolaan sampah.

Hanya di bagian dalamlah terdapat tanda-tanda bahwa pendirinya, Mitsunobu Okada, bercita-cita untuk menjadi lebih dari tukang sampah biasa: foto planet menghiasi pintu ruang rapat, satelit tiruan teronggok di salah satu sudut, dan kaus biru tua yang dikenakan Okada saat menyambut tamu-tamunya bertuliskan slogan perusahaannya, Space Sweepers atau Penyapu Angkasa.

Okada adalah wirausaha muda yang memiliki visi menciptakan perusahaan pengumpulan sampah pertama yang akan membersihkan roket dan satelit usang yang telah mencemari atmosfer sejak Sputnik 1, satelit artifisial Bumi pertama, diluncurkan ke orbi…

Kala Bulu Burung Berbicara

Gambar
Tersimpan di sejumlah museum sejarah alam di wilayah Amerika Serikat yang pernah mengalami kejayaan industri, ribuan bangkai burung mengungkap cerita kelam tentang bahaya polusi.

Banyak yang terkejut melihatnya. Ketika dua bangkai burung horned lark dijejer bersebelahan, tampak perbedaan kontras pada warna bulu mereka: yang satu putih, yang lain nyaris hitam.

Horned lark adalah burung penyanyi dengan bulu asli warna putih dan wajah serta leher semburat kuning. Burung kecil ini berjalan ketimbang melompat-lompat, dan mengeluarkan nyanyian bernada tinggi bahkan saat ia berada di tanah.

Populasi burung tersebut telah lama merosot karena perubahan fungsi lahan. Habitat mereka di dataran terbuka dan ladang pertanian di hemisfer utara telah beralih menjadi pemukiman atau infrastruktur.

Kini, burung bernama Latin Eremophila alpestris ini juga menjadi bagian penting dalam rekam sejarah polusi udara di wilayah Rust Belt, AS, selama 135 tahun terakhir. Rust Belt terbentang dari New York sampai Midw…

Mari Kembali Sejukkan Timeline Kita di Media Sosial

Gambar
Indonesia adalah pengguna Internet dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan 30 persen dari total penduduk tercatat sebagai pengguna media sosial aktif. Sudahkah jumlah yang sebesar ini menggunakan media sosial dengan bijak?

Bayangkan bahwa Anda sudah diterima di sebuah universitas ternama yang lama Anda incar. Masa depan nan cerah membentang di hadapan Anda. Tapi, Anda lantas menerima kabar bahwa tempat Anda dicabut ... hanya gara-gara status Facebook!

Ini sungguh terjadi baru-baru ini. Harvard University yang elite dan tersohor itu mencabut penerimaan 10 calon mahasiswa karena aktivitas mereka di Facebook menunjukkan perilaku rasis. Harvard pun membatalkan tawaran tempat bagi calon mahasiswa itu karena menganggap "kedewasaan dan karakter moral" mereka patut dipertanyakan.

Ini hanya satu contoh dari konsekuensi perilaku yang tak bijak saat bermedia sosial. Masih banyak contoh lain yang menunjukkan bagaimana unggahan yang bersifat sensitif, kontroversial, atau bernada provok…