Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Jangan Cas Smartphone Sampai Full

Gambar
Baterai smartphone kerap habis dan pengguna tentunya merutinkan untuk melakukan pengisian daya. Akan tetapi, sebaiknya pengguna tidak sampai mengisi daya hingga terlalu penuh.

Informasi ini terungkap melalui perusahaan baterai Cadex yang menyatakan bahwa pengisian ulang baterai secara full bisa merusak performa smartphone dalam jangka panjang. Apalagi jika sampai semalaman penuh.

Dalam tulisannya yang dilansir dari laman Indy 100 mengatakan bahwa tidak perlu mengisi baterai hingga terisi penuh.

“Li-ion (lithium-ion) tidak perlu diisi penuh, sama halnya dengan asam timbal yang juga tidak perlu dilakukan hal serupa. Faktanya, lebih baik untuk tidak mengisinya dengan penuh karena akan menyebabkan tegangan stres pada baterai menjadi tinggi.”

Guna menghindari dampak buruk dalam pengisian baterai smartphone, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Di antaranya dengan mengisi baterai secepat mungkin.

Anda juga perlu untuk menggunakan alat pengisian ulang baterai yang terpasang di dinding, kare…

Teri Dapat Mencegah Osteoporosis

Gambar
Teri adalah ikan-ikan kecil yang popular di masyarakat. Harganya yang relatif murah membuat teri sering diremehkan orang, bahkan ada yang menganggapnya tidak bergizi. Jangan salah! Kandungan protein dan kalsium pada teri justru sangat tinggi, sehingga efektif mencegah keropos tulang (osteoporosis). Ketahui lebih jauh manfaat gizi ikan teri!

Terdapat berbagai jenis teri beredar di pasar yang dapat dibeli. Diantaranya, teri basah. Bentuknya agak besar, rasanya tawar, biasa dipepes dan dibuat bakwan. Teri basah 100 gram mengandung kalsium 500 mg. Sementara teri kering bentuknya bermacam-macam. Ada yang kecil, besar dan rasanya tawar. Namun, ada pula teri yang dikeringkan dengan proses penggaraman sehingga rasanya asin. Ada pula dijual teri yang dikeringkan, lalu dibuat bubuk. Namun, jenis teri yang dibuat bubuk jarang dikonsumsi manusia, tetapi sering untuk makanan hewan. Teri kering utuh maupun bentuk bubuk bernilai gizi sama baik, dalam 100 gram terkandung kalsium 1209 mg.

Zat Gizi Dan M…

Gemuk Tapi Kurang Gizi?

Gambar
"Ih lucunya, pasti asupan gizinya cukupya!" Kata seorang ibu mengomentari anak balita yang gemuk menggemaskan. Hmm... pendapat itu sebenarnya kurang tepat. Pasalnya, justru kegemukan bisa menjadi pertanda anak itu mengalami kurang gizi, lho, Bu.

Dikatakan dr. Nany Budiman, MGizi, SpGK, dari Ciputra Hospital Citra Garden City, Jakarta, saat ini kegemukan pada anak-anak di dunia meningkat secara drastis sejak tahun 1990, termasuk di Indonesia. "Masalah kurang gizi yang dihadapi saat ini bukan hanya kurang gizi dalam hal kalori dan protein, akan tetapi juga kurang gizi pada anak yang kegemukan."

Kenapa bisa terjadi kegemukan tapi kurang gizi? Nah, sebelum membahas itu, kita perlu tahu mengenai kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi. Makanan yang kita konsumsi mengandung zat gizi/nutrien yang secara umum dibagi menjadi makro nutrien dan mikronutrien. Sesuai dengan namanya, makro nutrien merupakan zat gizi/nutrien utama yang dibutuhkan dalam jumlah besar, yaitu protein, lemak,…